IMPLIKASI  PRAKTIS

IMPLIKASI  PRAKTIS

Sasaran dari program outbound adalah pengembangan berbagai komponen perilaku untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas sehari-hari.  Komponen perilaku yang diharapkan tumbuh dari pelaksanaan program outbound secara garis besar mempunyai dua sasaran. Sasaran pertama adalah untuk mengembangkan kemampuan di bidang manajemen organisasi, dan sasaran kedua adalah di bidang pengembangan diri (personal development).

Secara terperinci implikasi dalam suatu kegiatan outbound adalah sebagai berikut :

1.Mengembangkan kemampuan di bidang manajemen organisasi.

a.Pengembangan tim  (Team Building)

Suatu organisasi  adalah institusi sosial, tempat bekerja dalam suatu sistem sosial.  Sukses dalam pencapaian tujuan organisasi sangat ditentukan oleh kerjasama antar sesama anggota organisasi. Pendekatan organisasi berdasarkan tim kerja menuntut adanya pemberdayaan dan kekompakan kerja.  Untuk merubah kebiasaan kerja dari pekerjaan yang sangat individual menjadi kerja tim, diperlukan adanya paradigma baru di dalam menangani pekerjaan.  Pola kerja lama yang bekerja terkotak-kotak dalam unit kerja kecil-kecil yang berdiri sendiri-sendiri, birokratis perlu dibongkar dengan pendekatan lintas fungsi.  Pendekatan fungsi ini akan meningkatkan efisiensi dan produktivitas di dalam kegiatan organisasi.  Suatu tim yang kompak harus mempunyai visi bersama yang dikembangkan secara bersama. Visi ini akan menjadi pengikat kepentingan bersama dari seluruh anggota tim.

  1. Pengembangan Kepemimpinan (Leadership).

Sukses sebuah organisasi sangat ditentukan oleh kemampuan pemimpinnya dalam menggerakkan seluruh anggota untuk mencapai tujuan organisasi. Pemimpin suatu organisasi juga harus mampu menggerakkan bawahannya untuk bekerja dengan motivasi tinggi untuk mewujudkan cita-cita ideal dari organisasi.  Seorang pemimpin yang handal harus menjadi pemimpin yang sinergistik.  Pemimpin yang sinergistik adalah pemimpin yang mampu memadukan kompetensi individual dari masing­-masing anggota, menjadi suatu tim kerja yang bekerja secara terpadu yang mangandalkan kompetensi tim secara sinergik.

  1. Pengembangan Budaya Organisasi (Culture Development)

Budaya organisasi adalah perangkat yang penting dalam meningkatkan kinerja. Sebuah organisasi akan maju apabila didukung oleh budaya organisasi yang kuat. Pengaruh budaya organisasi tersebut ada yang bersifat positif, sebaliknya ada yang bersifat negatif.

Budaya kerja yang perlu dikembangkan agar organisasi dalam jangka panjang dapat memberikan kinerja yang tinggi antara lain :

¨      Menjadikan organisasi terbaik.

¨      Nilai kerja yang menganggap setiap orang sebagai individu yang harus difahami dan dihormati.

¨      Nilai kerja yang mengarah pada kualitas dan pelayanan terbaik.

¨      Nilai kerja bahwa kebanyakan karyawan harus menjadi inovator, dan memberikan toleransi atas kegagalan karena upaya inovasi.

¨      Nilai kerja yang menganggap penting informalitas demi meningkatkan komunikasi.

  1. Pengelolaan Perubahan.

Suatu organisasi perlu mengantisipasi perubahan yang terjadi sesuai dengan tuntutan zaman.  Apabila organisasi tidak sensitif akan adanya perubahan, maka organisasi tersebut tidak akan memperoleh kemajuan, bahkan akan mengalami kemunduran.

Hal tersebut disebabkan adanya beberapa asumsi antara lain : Pertama, suatu organisasi  akan menghadapi banyak kompetitor, dengan membawa produk / pelayanan yang lebih unggul. Kedua, problema masa kini sangat tidak relevan apabila diselesaikan dengan cara atau metode lama, karena masalah sekarang yang sangat berbeda kondisinya dengan kondisi masa lalu. Ketiga, banyak penyesuaian baru yang harus dilakukan agar tidak mengganggu beban kerja manajemen.

Outbound sangat efektif untuk mensimulasikan perilaku yang tidak produktif, yang perlu dirubah menjadi perilaku yang produktif, yang akhirnya akan membawa organisasi pemerintah yang lebih maju dan sukses.

  1. Perencanaan Stratejik

Perencanaan stratejik sebuah organisasi bermula dari kegiatan melakukan penelaahan terhadap faktor peluang dan ancaman yang berada di lingkungan stratejik organisasi.

  1. Mengembangkan kemampuan di bidang pengembangan diri

Pengembangan diri anggota organisasi sangat dibutuhkan dalam era persaingan dan perubahan yang makin terbuka dewasa ini.  Pemimpin dan anggota organisasi dituntut agar selalu mengembangkan diri agar mencapai kemampuan sebagai berikut :

¨      Berpikir ke depan

¨      Manajemen Stratejik

¨      Kepemimpinan

¨      Hubungan interpersonal

¨      Komunikasi efektif

¨      Memotivasi diri dan orang lain

¨      Pengelolaan diri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *